Sunday, August 13, 2017

Cara mengembalikan Local Disk (D;) yang Hilang atau berubah menjadi Local Disk lain

Cara mengembalikan Local Disk (D;) yang Hilang atau berubah menjadi Local Disk lain
Ditulis Oleh Musik Bali
 

Sering kali orang yang baru mengenal komputer bingung dengan banyaknya istilah yang ada di komputer misalnya partisi harddisk, bootable flashdisk, disk drive, cd rom/dvd rom dan yang lainnya. Jelas hal itu sangat berpengaruh besar di jaman sekarang yang semakin canggih dengan yang namanya teknologi dan mau tidak mau kita harus belajar.

Nah ada suatu kejadian dimana seseorang ingin melakukan install ulang dan orang ini bertanya kepada temannya bagaimana cara agar data tidak hilang ketika komputer/laptop di install ulang.

temannya lantas menjawab "Bilang saja ke tukang install ulangnya agar jangan hapus data D". kemudian ketika sampai di tukang instal ulang dia bilang saran temannya itu. Lantas si tukang install pun bingung karena tidak ada data D yang di maksud. Mungkin yang ia maksud adalah Partisi yang bukan partisi sistem.

Nah akibat data D ini tidak ada karena mungkin ketika dia melakukan install ulang menggunakan flashdisk jadi nama D ini dipakai oleh flashdisk tersebut. Lalu bagaimana cara agar dapat memunculkan partisi local disk D ini.  Berikut akan saya bagikan cara mengubah  nama partisi/ Local Disk dari A-Z.



Berikut adalah gambar sebelum local disk sebelum di ubah menjadi keinginan kita. Dan saya akan merubah partisi E ini menjadi Partisi D
Langkah pertama kalian buka disk management. buka start-->my computer(klik kanan)-->manage-->disk management.  Maka tampilannya akan muncul seperti gambar di bawah ini
Disana terdapat partisi C dan E dimana partisi C adalah partisi yang digunakan untuk sistem komputer untuk lebih jelasnya silakan baca Perbedaan partisi sistem dengan partisi biasa. Lalu kita klik kanan di partisi E tersebut agar kita bisa melihat apa saja yang dapat kita lakukan pada partisi ini.
Banyak hal yang dapat kita lakukan pada partisi ini seperti membagi ukuran partisi, menghapus partisi dan yang lainnya karena kita akan mengubah nama kita cukup pilih Change drive letter and paths... 

Kemudian pilih change 
Silakan kalian pilih nama partisi yang akan di gunakan dari A-Z. Jika ada huruf yang tidak muncul berarti partisi tersebut sudah ada yang memakai dalam hal ini C tidak ada karena partisi C sudah di gunakan oleh sistem. Karena saya disini akan mengubahnya menjadi local  disk D maka saya gunakan D.
Jika ada peringatan seperti ini pilih saja YES.
Maka sebuah partisi yang tadinya berada di E sekarang sudah menjadi partisi D. Sebenarnya E atau D itu hanyalah sebuah penamaan saja dan tidak akan mempengaruhi kinerja komputer kalian.
Selesai.

Jika kalian memiliki cara yang lebih gampang kalian bisa tinggalkan di kolom komentar di bawah ini dan jika ada kata-kata yang kurang memuaskan kalian sebagai pembaca jangan lupa beri saran ke kami. Sekali lagi tolong like and share artikel ini karena partisipasi kalian akan mengembangkan website ini dan memajukan kesejahteraan kita bersama. 

8 comments:
Write comments
  1. Woy, kenapa ganti template ? Trus iklannya mana ?

    ReplyDelete
  2. terima kasih kak,,,
    sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  3. Terimakasih kak...........
    sangat bermanfaat:v

    ReplyDelete
  4. terima kasih sudah membantu.... mantaaappp.....

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. Permasalahan kk apakah sudah sama seperti pada topik pembahasan ini kk ? Kalau sudah coba ulangi dengan benar langkah demi langkahnya ya kk! Terima kasih.

      Delete
  6. Kak mau nanyak kak saya ada maslah dengan komputer saya di mana data e saya itu beruba kek bentuk usb bukan kek bentuk data biasa dan data nya itu gak bisa di bukak. Tolong lah kak bantuannya soal nya data saya ada disitu

    ReplyDelete
  7. Kak, mau tanya kalau hardicc drive D: data hilang, sy sudah coba dengan cara swperri kaka tapi pada pilihan nya tidak ada drive tersebut, Bagaimana cara mangatasinya?

    Kak, kalau laptop bisa di kloning dan di remote jarak jauh kah? Dan apakah datanya bisa di hapus atau di ambil orang lain, sedangkan orang laintersebut tidak pegang laptopnya, tapi online internet,

    ReplyDelete

Add Your Comment

Blog Archive